Menu

Mode Gelap
Mantan Kasat Narkoba Bima Bongkar Dugaan Permintaan Alphard dan Rp 1 M ke Bandar Utang Kereta Cepat 97 Tahun, Warisan Ambisi yang Dibayar Generasi Mendatang Rakernas HAI dan Bintang Mahaputera: Isyarat Kepercayaan Presiden pada Kapolri Eksekusi Lahan di Pulogebang Diprotes Keras, Warga Ungkap Dugaan Mafia Tanah Sandri Rumanama Menilai Peran Polri dalam Program Gizi Layak Diganjar Bintang Mahaputra Bersih-bersih Seragam: 34 Personel Polri Di-PTDH, Nama Konten Kreator Ikut Terseret

Ekonomi

BBM Buat Shell, BP, dan Vivo Akhirnya Datang, Pertamina Kayak Pahlawan Super Last Minute

badge-check


					Setelah BBM di SPBU swasta macam Shell, BP, dan Vivo langka berhari-hari, Pertamina akhirnya datang membawa pasokan impor. Ini kata Pertamina.(foto: Istimewa) Perbesar

Setelah BBM di SPBU swasta macam Shell, BP, dan Vivo langka berhari-hari, Pertamina akhirnya datang membawa pasokan impor. Ini kata Pertamina.(foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT – Jakarta — Setelah beberapa hari SPBU swasta macam Shell, BP AKR, sampai Vivo bikin pelanggan geleng-geleng karena stok BBM ludes, akhirnya kabar baik datang juga. Pertamina Patra Niaga (PPN) memastikan impor base fuel alias bahan bakar dasar sudah mendarat manis di Jakarta pada Rabu (24/9/2025).

Langkah ini bukan tiba-tiba muncul, melainkan hasil arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Intinya, pemerintah nggak mau masyarakat kelamaan antre di SPBU dengan wajah cemberut.

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa Pertamina siap pasok BBM untuk swasta dengan semangat kolaborasi—asal, ya, tetap sesuai aturan main.

“Pertamina Patra Niaga menawarkan mekanisme penyediaan pasokan dengan menggunakan prosedur yang ada. Harapan kami, BU swasta dapat berkolaborasi dengan niat baik, sambil tetap menghormati aturan dan aspek kepatuhan yang berlaku di BUMN,” kata Roberth.

Dari Base Fuel ke Pom Bensin

Kargo base fuel ini bukan sembarangan. Bahan bakar yang datang sudah sesuai standar Direktorat Jenderal Migas. Setelah itu, kualitasnya masih akan dipantau lewat joint surveyor. Jadi jangan khawatir, bensin yang sampai ke kendaraan kita bukan “barang oplosan”.

Pertamina juga sudah menyiapkan pertemuan one-on-one dengan masing-masing BU swasta. Tujuannya? Supaya jelas berapa butuhnya, bagaimana distribusinya, dan kapan masyarakat bisa isi penuh tangki lagi tanpa drama.

Dua Kali Ketemu, Satu Tekad: Jangan Sampai Stok Bolong Lagi

Sejauh ini, sudah dua kali Pertamina ketemu dengan perwakilan SPBU swasta. Pertemuan pertama (19/9) menghasilkan kesepakatan penting: swasta siap beli base fuel polos (tanpa aditif dan pewarna), sementara harga BBM bakal dibuka secara transparan (open book). Bahkan, ada pihak independen yang ikut ngawasin supaya kualitas tetap oke.

Pertemuan kedua (23/9) lebih rame karena semua hadir: Vivo, AKR, Exxon, BP, sampai Shell. Walau ada yang bilang masih harus konsultasi dulu sama kantor pusat global, tapi intinya semua punya komitmen yang sama—stok BBM harus segera aman, biar masyarakat nggak ngedumel lagi.

Kalau biasanya kita dengar drama antrean BBM di SPBU, kali ini cerita sedikit beda. Pertamina, yang selama ini jadi andalan, justru turun tangan “nyelametin” swasta. Dengan kata lain, publik boleh berharap, bensin yang beberapa hari ini kayak harta karun, akhirnya kembali ngalir lancar ke pom bensin. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

NIB Katanya Bikin Mudah, Rakyat Kecil Malah Makin Pusing Tujuh Keliling

30 Januari 2026 - 07:20 WIB

Garda Indonesia Tolak Kenaikan Tarif Ojol, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10

12 Desember 2025 - 14:21 WIB

Bocoran Aturan Baru Kemenhub: Dari Jaminan Sosial, Algoritma Titik Jemput, hingga Kenaikan Tarif Ojol

12 Desember 2025 - 03:44 WIB

Shell Akhirnya “Kulakan” ke Pertamina: Kabar Baik untuk Kamu yang Trauma Lihat Tulisan ‘Habis’

26 November 2025 - 10:16 WIB

Menkeu Purbaya Menutup Pintu Legalisasi Thrifting: ‘Ilegal Tetap Ilegal

21 November 2025 - 11:51 WIB

Trending di Ekonomi