Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1 Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

Tech

iOS 26.4 Hadir, Fitur Keamanan iPhone Kini Bikin Maling Ketar-ketir

badge-check

iOS 26.4 resmi dirilis, Apple kini mengaktifkan fitur anti pencurian iPhone secara otomatis untuk melindungi data pengguna dari risiko peretasan.(Foto:Istimewa) Perbesar

iOS 26.4 resmi dirilis, Apple kini mengaktifkan fitur anti pencurian iPhone secara otomatis untuk melindungi data pengguna dari risiko peretasan.(Foto:Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – Ada satu hal yang bikin maling iPhone makin apes belakangan ini: bukan cuma harus dapat HP-nya, tapi juga harus sabar. Dan kita tahu, kesabaran bukan keahlian utama dalam dunia copet-mencopet.

Lewat pembaruan terbaru iOS 26.4, Apple resmi mengubah satu fitur penting jadi “aktif dari lahir”: Stolen Device Protection alias Perlindungan Perangkat Dicuri. Dulu fitur ini harus diaktifkan manual. Sekarang? Begitu update, langsung nyala tanpa basa-basi.

Fitur ini sebenarnya bukan barang baru. Apple sudah memperkenalkannya sejak iOS 17.3, saat kasus pencurian iPhone mulai naik level—bukan cuma ambil fisik, tapi sekalian mengintip passcode korban. Dari situ, pelaku bisa menguasai perangkat, reset data, sampai membobol akun pribadi.

Apple tampaknya sadar satu hal: maling sekarang bukan cuma cepat, tapi juga cukup cerdas. Maka solusinya bukan sekadar kunci, tapi “jebakan waktu”.

Cara kerjanya cukup menarik. Sistem iPhone akan membaca lokasi. Kalau tiba-tiba HP kamu berada di tempat yang tidak biasa misalnya bukan rumah atau kantor maka setiap aksi penting akan ditahan.

Ganti password Apple ID? Tunggu dulu.

Reset ponsel? Nanti dulu.

Sistem akan memberi jeda sekitar satu jam sebelum tindakan itu benar-benar bisa dilakukan.

Di satu sisi, ini terasa seperti iPhone jadi lebih “ribet”. Tapi di sisi lain, justru di situlah letak penyelamatannya.

Bayangkan kamu baru sadar HP hilang. Dalam satu jam itu, kamu masih punya waktu untuk panik secara produktif: buka Find My, kunci perangkat, atau minimal mengutuk nasib sambil cari solusi.

Kalau kejadian ini terjadi di rumah sendiri? Tenang. Sistem tidak akan menghambat. Semua tetap berjalan normal. Jadi, Apple tidak sepenuhnya bikin hidup kamu lebih susah cuma lebih curiga saja.

Perubahan paling signifikan di iOS 26.4 adalah soal aktivasi otomatis tadi. Tidak ada lagi alasan “lupa nyalain”. Begitu update, perlindungan langsung aktif.

Meski begitu, Apple tetap memberi opsi bagi pengguna yang merasa fitur ini terlalu protektif. Mau dimatikan? Bisa. Tapi para ahli keamanan siber menyarankan sebaliknya: biarkan saja tetap aktif, kecuali kamu yakin hidupmu bebas dari risiko pencurian dan peretasan yang, jujur saja, hampir mustahil di zaman sekarang.

Langkah Apple ini juga menunjukkan satu hal: perang fitur keamanan antar brand makin serius. Samsung, misalnya, sudah lebih dulu membawa fitur seperti Privacy Display di Galaxy S26 Ultra untuk mencegah orang ngintip layar di tempat umum.

Jadi sekarang bukan cuma soal siapa kameranya paling jernih atau baterainya paling tahan lama. Tapi siapa yang paling bisa menjaga data penggunanya dari tangan-tangan usil.

Dengan menjadikan Stolen Device Protection sebagai fitur default, Apple seperti bilang: kenyamanan itu penting, tapi keamanan jauh lebih penting.

Dan di era di mana identitas digital bisa dicuri lebih cepat dari dompet di angkot, satu jam jeda itu bukan hambatan tapi kesempatan.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

AI Haus Air, Inggris Mulai Ketar-ketir: Data Center Bisa Jadi Mesin Penguras Cadangan Air Bersih

21 Juli 2026 - 19:51

Modus Penipuan FaceTime Incar Pengguna iPhone, Apple Ingatkan Jangan Bagikan Layar dan Kode OTP

19 Juli 2026 - 13:03

Menuju Tol Tanpa Berhenti, BPJT dan Roatex Kebut Persiapan Uji Coba MLFF

6 Juli 2026 - 10:32

Zimperium Bongkar 250 Aplikasi Android Palsu yang Diam-Diam Daftarkan Korban ke Layanan Premium

28 Mei 2026 - 18:48

Gagal di Pasar, Apple Ngotot Lanjut iPhone Air 2 Meski Tren Ponsel Tipis Meredup

4 Mei 2026 - 13:55

Trending di Tech