Menu

Mode Gelap
Garuda Menggila di GBK! Indonesia Hajar Saint Kitts 4-0, Beckham Putra Jadi Bintang Gaduh Tahanan Yaqut, KPK Minta Maaf: Asep Sebut Kekecewaan Publik Adalah Dukungan RI Cari Sumber Minyak Baru di Tengah Krisis Hormuz, Bahlil: Jangan Tanya dari Mana Abdullah Kelrey Tantang KPK, Desak Pemeriksaan Puan Maharani dan Hapsoro Mobil Setan: Penumpang yang Tak Pernah Turun Bocoran Proposal Damai AS Ditolak Iran, Jurang Kepentingan Kian Terbuka

Regional

Banjir Telan Lapas Aceh Tamiang, Imipas Lepas Napi demi Selamatkan Nyawa

badge-check


					Foto: Istimewa Perbesar

Foto: Istimewa

PRABA INSIGHT- ACEH – Musibah banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera rupanya tak hanya bikin rumah warga kalang-kabut. Lapas pun ikut kena getahnya. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, mengungkapkan bahwa beberapa lembaga pemasyarakatan mengalami kerusakan cukup parah. Yang paling mengenaskan terjadi di Lapas Aceh Tamiang air sudah naik sampai atap, persis seperti adegan film bencana, tapi versi anggaran negara.

Agus bercerita bahwa pihaknya sebenarnya sudah lari ke sana-sini meminta bantuan. Mereka mencoba koordinasi dengan Polri, TNI, hingga pemerintah daerah untuk mencari lokasi penampungan sementara bagi para warga binaan. Namun, karena bantuan tak kunjung tiba secepat air bah, opsi yang tersisa hanya satu: melepaskan para napi agar mereka tidak ikut “tamat” di balik jeruji.

Menurut Agus, keputusan itu semata-mata demi kemanusiaan. Dalam situasi di mana bangunan lapas siap berubah jadi akuarium raksasa, keselamatan jiwa tetap nomor satu. “Kalau tidak dilepas dan air sudah sampai ke atap, justru kami yang disalahkan,” katanya, lugas.

Ia mengakui bahwa sebagian warga binaan mungkin memilih menyelamatkan diri sekaligus mencari keluarga mereka. Jadi, untuk sementara keberadaan mereka belum sepenuhnya terpantau. Namun, setelah kondisi membaik, pencarian bakal dilakukan untuk mengembalikan para napi ke rutan masing-masing.

Singkatnya, bencana kali ini bukan hanya menguji kualitas infrastruktur, tapi juga menampar kesadaran bahwa bahkan tembok setebal lapas pun tak bisa menahan derasnya air apalagi kalau respons penanganan bencana kalah cepat dibanding arus.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditegur Saat Apel Pagi, Karyawan di Tojo Una-Una Tewas Diduga Diserang Rekan Kerja

10 Maret 2026 - 15:02 WIB

Heboh! Ledakan di Kauman Ponorogo Terdengar hingga Kilometeran, Satu Rumah Rusak Parah

3 Maret 2026 - 11:48 WIB

Terungkap! Pemprov Kaltim Anggarkan Puluhan Juta untuk Naskah Pidato Gubernur

1 Maret 2026 - 18:18 WIB

Viral! Istri Prajurit di Cenderawasih Diduga Terlibat Selingkuh dengan 13 Anggota TNI AD

27 Februari 2026 - 12:23 WIB

Duar Maut di Situbondo! Ledakan Petasan Hancurkan Rumah, 2 Orang Tewas Termasuk Remaja 15 Tahun

26 Februari 2026 - 14:46 WIB

Trending di News