Menu

Breaking News

Regional

Gara-Gara Lihat-lihatan, Berujung Babak Belur: Warga Bekasi Laporkan Anggota DPRD ke Polisi

badge-check

Fandi (41) mengaku dikeroyok 14 orang, termasuk oknum DPRD Bekasi, setelah menegur sopir yang terus menatapnya di sebuah restoran di Cikarang. (Ist) Perbesar

Fandi (41) mengaku dikeroyok 14 orang, termasuk oknum DPRD Bekasi, setelah menegur sopir yang terus menatapnya di sebuah restoran di Cikarang. (Ist)

PRABA INSIGHT – BEKASI – Di Bekasi wilayah yang sering jadi bahan candaan karena “tak ada di Google Maps” ternyata ada kejadian yang jauh lebih dramatis daripada macet Cikarang di jam pulang kerja. Seorang warga bernama Fandi (41) mengaku diperlakukan bak karakter figuran di film laga: dipukuli rame-rame hingga babak belur. Diduga, pelakunya melibatkan seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial N beserta rombongannya.

Kejadian ini berlangsung di sebuah restoran Shao Kao, Cikarang, pada Rabu (29/10). Sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya, tapi sampai sekarang kasusnya masih seperti sinyal WiFi kos-kosan hilang timbul, tak ada kejelasan.

Dari Tatapan Misterius ke Keributan Massal

Awalnya semua biasa saja. Fandi makan bareng teman-temannya sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah selesai nongkrong dan pamit pulang pukul 23.30, ia mengantar teman-temannya sampai depan restoran. Di titik inilah bibit masalah mulai tumbuh.

“Saat keluar saya memperhatikan sopir dari oknum anggota DPRD itu terus menatap saya. Saya nggak tahu ada maksud apa,” ujar Fandi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (26/11/2025).

Singkat cerita, Fandi kembali masuk restoran sambil nunggu jemputan. Eh, si sopir yang dari tadi tatapannya intens itu ikut masuk dan kembali menatapnya. Mungkin tatapan penuh tanda tanya, mungkin juga tatapan penuh prasangka yang jelas membuat Fandi risih.

Akhirnya Fandi pun memberanikan diri bertanya langsung ke anggota dewan itu:

“Pak, kenapa sopir Anda lihatin saya terus?”

Namun suasana restoran yang rame dan musik yang mungkin volumenya setara konser metal justru membuat pertanyaan itu tak terdengar jelas. Setelah diulang, respons yang datang malah bikin alis siapa pun naik dua senti.

“Bapak itu langsung berdiri, lari ke meja saya bersama teman-temannya. Ada 14 orang. ‘Apa kamu nantang saya?’ kata dia. Saya jawab enggak, saya cuma tanya. Baru ngomong begitu saya sudah dipukulin sama mereka,” kata Fandi.

14 Lawan 1: Plot Twist yang Nggak Diinginkan

Menurut Fandi, pukulan pertama justru datang dari anggota DPRD tersebut. Setelah itu, keroyokan tak terhindarkan. Ia hanya bisa jongkok, melindungi wajah sambil menahan serangan berantai.

“Ada yang pakai botol, ada yang pakai kursi, ada yang tendang,” ungkapnya.

Untungnya, security restoran dan beberapa pelayan turun tangan. Mereka mengevakuasi Fandi mulai dari dapur sampai Mushola di belakang restoran, seperti membawa VIP yang dikejar paparazzi, bedanya ini dikejar orang ngamuk.

Hasil pengeroyokan?

Benjol di mata, darah di wajah dan lengan, serta memar di kepala diduga akibat hantaman botol. Lengkap sudah.

Sudah Dilaporkan, Kini Menunggu Keadilan

Fandi melaporkan kejadian ini ke Polda Metro Jaya pada 30 Oktober 2025. Menurut keterangan penyidik, kasusnya kini telah diambil alih Polres Metro Bekasi.

Harapan Fandi sederhana

“Harapan saya pelaku segera diadili,” ujarnya.

Entah apa akhir dari drama ini. Yang jelas, tatapan sopir saja ternyata bisa berbuntut panjang bahkan lebih panjang dari antrean masuk kawasan industri saat jam pulang.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bikin Heboh! PMB 2026 UM Indonesia Dibuka dengan Cara Beda

20 Sep 2026 - 17:15 WIB

Bikin Heboh! PMB 2026 UM Indonesia Dibuka dengan Cara Beda

Keren! FH Unpak Gelar Orientasi Unik Lewat SUARASA: Law in Art

19 Sep 2026 - 13:17 WIB

Keren! FH Unpak Gelar Orientasi Unik Lewat SUARASA: Law in Art

Geger Video Viral TikTok Tuding Pejabat Bersengkongkol Peras Koruptor!

12 Sep 2026 - 21:10 WIB

Geger Video Viral TikTok Tuding Pejabat Bersengkongkol Peras Koruptor!

Aksi Sosial PJBW Disorot, Tommy Kurniawan Puji Kepedulian Wartawan

12 Sep 2026 - 20:51 WIB

Aksi Sosial PJBW Disorot, Tommy Kurniawan Puji Kepedulian Wartawan

Soal Iuran SMKN 15 Bekasi Rp700 Ribu, NCW Minta Jangan Asal Cap Pungli

8 Sep 2026 - 20:22 WIB

Soal Iuran SMKN 15 Bekasi Rp700 Ribu, NCW Minta Jangan Asal Cap Pungli
Trending di News