Menu

Mode Gelap
Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

Internasional

Kim Jong-un Sebut Israel Proyek Teror Buatan Amerika Serikat

badge-check


					Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyebut Israel sebagai proyek teror buatan Amerika Serikat serta menyatakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina di tengah konflik Gaza.(Istimewa) Perbesar

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyebut Israel sebagai proyek teror buatan Amerika Serikat serta menyatakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina di tengah konflik Gaza.(Istimewa)

PRABA INSIGHT – KOREA UTARA – Kim Jong-un kembali bikin dunia garuk-garuk kepala. Kali ini bukan soal misil balistik atau parade militer, melainkan urusan geopolitik yang jauh dari Semenanjung Korea. Pemimpin tertinggi Korea Utara itu menyebut Israel bukan sebagai sebuah negara, melainkan proyek teror buatan Washington. Ya, versi Pyongyang: Israel adalah “produk impor” Amerika Serikat.

Pernyataan ini jelas bukan basa-basi diplomatik. Ini adalah cara Korea Utara mengulang kaset lama: anti-Amerika, anti-imperialisme, dan anti segala sesuatu yang beraroma Barat. Bedanya, kali ini Kim Jong-un ikut nimbrung dalam panasnya konflik Israel–Palestina yang memang sudah penuh suara keras dari berbagai penjuru dunia.

Sebelum melontarkan label “proyek teror”, Kim Jong-un juga sudah lebih dulu menyatakan dukungan terbuka terhadap perjuangan rakyat Palestina. Korea Utara tanpa ragu mengecam operasi militer Israel di Gaza dan menyebutnya sebagai kejahatan kemanusiaan. Sikap ini konsisten dengan narasi lama Pyongyang yang gemar berdiri di sisi pihak yang mereka anggap tertindas.

Bagi Korea Utara, Palestina bukan sekadar isu Timur Tengah. Ini soal ideologi. Pyongyang melihat konflik tersebut sebagai perpanjangan dari perlawanan terhadap imperialisme dan kolonialisme Barat, dua istilah yang selalu jadi musuh abadi dalam kamus politik mereka.

Singkatnya, ketika dunia masih sibuk berdebat soal gencatan senjata, Kim Jong-un memilih jalur ekstrem: tidak menambah solusi, tapi menambah panas. Dunia pun kembali diingatkan, Korea Utara selalu punya cara sendiri untuk ikut ribut meski jaraknya ribuan kilometer dari Gaza.


Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dana Rp263 Triliun untuk Gaza Diduga Dialihkan ke Israel, Nama Donald Trump Disorot

20 April 2026 - 16:41

Pendeta di Irlandia “Salah Doa” untuk Donald Trump, Jemaat Tertawa, Netizen: Ini Bukan Sekadar Kepleset

20 April 2026 - 14:47

Ketegangan Ibadah di Yerusalem: Israel Perketat Akses Minggu Palma, Pemimpin Gereja Protes

16 April 2026 - 20:30

Melania Trump Bantah Keterkaitan dengan Epstein Files, DOJ Buka Dokumen Lama yang Seret Nama Elite Dunia

12 April 2026 - 13:05

Konflik NATO Memanas: Donald Trump Sebut Anggota “Pengecut” Usai Tolak Serang Iran, Emmanuel Macron Balas Seret Isu Pribadi

12 April 2026 - 12:55

Trending di Internasional