Menu

Mode Gelap
GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD Iran Belum Buka Selat Hormuz, Ajukan 5 Syarat ke AS: Sanksi hingga Ganti Rugi Perang

Crime

Rumah Kontrakan di Jombang Jadi Kebun Ganja, Ratusan Tanaman Diamankan Polisi

badge-check

Polisi menggerebek rumah kontrakan di Desa Mojongapit, Jombang, yang disulap menjadi kebun ganja skala rumahan. Ratusan tanaman ganja diamankan sebagai barang bukti.(Foto: Istimewa) Perbesar

Polisi menggerebek rumah kontrakan di Desa Mojongapit, Jombang, yang disulap menjadi kebun ganja skala rumahan. Ratusan tanaman ganja diamankan sebagai barang bukti.(Foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT – JAWA TIMUR – Dari luar, rumah kontrakan ini tampak seperti kebanyakan bangunan lain di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Pintu tertutup rapat, jarang ada aktivitas, tetangga pun mengira penghuninya cuma tipe pendiam. Tapi ternyata, di balik tembok sederhana itu, ada kegiatan “bertani” yang sama sekali tidak diajarkan di buku pelajaran sekolah.

Aparat kepolisian akhirnya menggerebek rumah tersebut setelah mencium aktivitas yang dinilai mencurigakan. Begitu pintu dibuka, dugaan langsung terkonfirmasi. Bukan ruang keluarga yang menyambut, melainkan ratusan tanaman ganja yang tumbuh subur di berbagai sudut rumah.

Kamar tidur, dapur, hingga ruangan lainnya disulap total menjadi semacam greenhouse dadakan. Lampu khusus menyala, pot-pot tanaman berjajar rapi, lengkap dengan sistem perawatan yang menunjukkan aktivitas ini bukan coba-coba iseng.

Jumlah tanaman ganja yang ditemukan juga tidak main-main. Saking banyaknya, barang bukti harus diangkut menggunakan dua truk. Dari luar rumah kelihatan adem ayem, tapi di dalamnya, “ladang” ilegal itu berjalan intens, nyaris seperti usaha profesional.

Penghuni rumah kontrakan tersebut langsung diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari keterangan awal, rumah itu memang disewa dan dimodifikasi secara khusus agar bisa digunakan untuk budidaya ganja tanpa mengundang kecurigaan warga sekitar.

Warga setempat mengaku benar-benar tak menyangka. Selama ini, rumah tersebut dikenal tertutup dan minim interaksi sosial. Tak ada tanda-tanda mencolok, apalagi aktivitas yang mengarah ke bisnis narkotika.

Kasus ini kembali mengingatkan satu hal: modus kejahatan narkotika makin kreatif dan nekat. Kini, bukan cuma gudang terpencil atau hutan belantara, rumah kontrakan di tengah permukiman pun bisa berubah fungsi menjadi ladang tanaman terlarang.

Jadi, kalau ada rumah sepi tapi listriknya nyala terus, mungkin bukan lagi soal penghuni introvert bisa jadi urusannya sudah beda kelas.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja

7 Agustus 2026 - 20:39

Bau Busuk yang Dikira Bangkai Hewan Ternyata Jenazah Pria Tanpa Kepala, Warga Depok Syok Bukan Main

4 Agustus 2026 - 22:43

Lapor Hilang ke Polisi Disebut “Sudah Dewasa”, Feni Ere Akhirnya Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

31 Juli 2026 - 18:05

Pilot Malaysia Airlines Jadi Tersangka, Bawa 25,1 Kg Ekstasi dan Sabu ke Soekarno-Hatta

31 Juli 2026 - 15:23

16 Kali Kemalingan Ayam, Kini Suami dan Anak Pemilik Ditahan Usai Kasus Maling Tewas di Tabanan

30 Juli 2026 - 16:04

Trending di Crime