Menu

Mode Gelap
Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 Luncurkan MPL 2026, Bantu Warga dan Dorong UMKM Bocoran Rahasia Mossad: Hacker Pro-Palestina Handala Serang Sistem dan Data Laura Gelinsky Siskaeee Sindir Polisi Lamban Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus: “Giliran Bokep Bisa Cepat” Jelang Lebaran, Tarif Tol Batang-Semarang Resmi Naik 29 Persen: Mudik Makin Mahal Prabowo Digugat ke PTUN Gara-Gara Teken Perjanjian Dagang RI-AS Tanpa DPR, Publik: Ini Negara atau Startup? Iran Kirim Sinyal Keras ke Ukraina: Jika Bantu Israel Pakai Drone, Bisa Dianggap “Target Sah”

Crime

Rumah Kontrakan di Jombang Jadi Kebun Ganja, Ratusan Tanaman Diamankan Polisi

badge-check


					Polisi menggerebek rumah kontrakan di Desa Mojongapit, Jombang, yang disulap menjadi kebun ganja skala rumahan. Ratusan tanaman ganja diamankan sebagai barang bukti.(Foto: Istimewa) Perbesar

Polisi menggerebek rumah kontrakan di Desa Mojongapit, Jombang, yang disulap menjadi kebun ganja skala rumahan. Ratusan tanaman ganja diamankan sebagai barang bukti.(Foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT – JAWA TIMUR – Dari luar, rumah kontrakan ini tampak seperti kebanyakan bangunan lain di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Pintu tertutup rapat, jarang ada aktivitas, tetangga pun mengira penghuninya cuma tipe pendiam. Tapi ternyata, di balik tembok sederhana itu, ada kegiatan “bertani” yang sama sekali tidak diajarkan di buku pelajaran sekolah.

Aparat kepolisian akhirnya menggerebek rumah tersebut setelah mencium aktivitas yang dinilai mencurigakan. Begitu pintu dibuka, dugaan langsung terkonfirmasi. Bukan ruang keluarga yang menyambut, melainkan ratusan tanaman ganja yang tumbuh subur di berbagai sudut rumah.

Kamar tidur, dapur, hingga ruangan lainnya disulap total menjadi semacam greenhouse dadakan. Lampu khusus menyala, pot-pot tanaman berjajar rapi, lengkap dengan sistem perawatan yang menunjukkan aktivitas ini bukan coba-coba iseng.

Jumlah tanaman ganja yang ditemukan juga tidak main-main. Saking banyaknya, barang bukti harus diangkut menggunakan dua truk. Dari luar rumah kelihatan adem ayem, tapi di dalamnya, “ladang” ilegal itu berjalan intens, nyaris seperti usaha profesional.

Penghuni rumah kontrakan tersebut langsung diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari keterangan awal, rumah itu memang disewa dan dimodifikasi secara khusus agar bisa digunakan untuk budidaya ganja tanpa mengundang kecurigaan warga sekitar.

Warga setempat mengaku benar-benar tak menyangka. Selama ini, rumah tersebut dikenal tertutup dan minim interaksi sosial. Tak ada tanda-tanda mencolok, apalagi aktivitas yang mengarah ke bisnis narkotika.

Kasus ini kembali mengingatkan satu hal: modus kejahatan narkotika makin kreatif dan nekat. Kini, bukan cuma gudang terpencil atau hutan belantara, rumah kontrakan di tengah permukiman pun bisa berubah fungsi menjadi ladang tanaman terlarang.

Jadi, kalau ada rumah sepi tapi listriknya nyala terus, mungkin bukan lagi soal penghuni introvert bisa jadi urusannya sudah beda kelas.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terungkap! Inilah Pembunuh Ermanto, Pensiunan Karyawan JICT yang Tewas di Bekasi

11 Maret 2026 - 10:09 WIB

Ditegur Saat Apel Pagi, Karyawan di Tojo Una-Una Tewas Diduga Diserang Rekan Kerja

10 Maret 2026 - 15:02 WIB

Pria di Tanjungpinang Diduga Bunuh dan Mutilasi Istri, Baru Bebas 15 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan

9 Maret 2026 - 14:40 WIB

Warga Bekasi Utara Geger Temukan Bayi Perempuan Hidup di Dalam Tong Sampah

9 Maret 2026 - 14:28 WIB

Eks Ketua SP JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Bekasi, Kasus Kontrak Rp4,08 Triliun Kembali Disorot

8 Maret 2026 - 14:45 WIB

Trending di Crime