Menu

Mode Gelap
Beli Saham GoTo Saja Nggak Cukup, Negara Harus Ikut Kelola Bisnis Ojol Rayakan Idul Adha, DKM Grand Center Point Bekasi Rajut Toleransi Antar Umat Pesugihan Kandang Bubrah: Rumah Tak Pernah Jadi, Teror Tak Pernah Berhenti Zimperium Bongkar 250 Aplikasi Android Palsu yang Diam-Diam Daftarkan Korban ke Layanan Premium Hotman Paris Balas Natalius Pigai: “Gajimu Enggak Sebanding dengan Pendapatanku” Kemenkeu Mengaku Tak Tahu Soal APBN untuk Kurban Prabowo: “Tanya Mensesneg”

Crime

Tragedi di Majatengah: Ayah Tewas, Anak Kandung Jadi Tersangka

badge-check


					Desa Majatengah geger. Seorang ayah tewas diduga dibunuh anaknya yang alami gangguan jiwa. Polisi turun tangan, warga cuma bisa geleng-geleng.(Foto : Ilustrasi/ Istimewa) Perbesar

Desa Majatengah geger. Seorang ayah tewas diduga dibunuh anaknya yang alami gangguan jiwa. Polisi turun tangan, warga cuma bisa geleng-geleng.(Foto : Ilustrasi/ Istimewa)

PRABA INSIGHT- JAWA TENGAH – Suasana Desa Majatengah, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, mendadak muram pada Minggu sore (21/9/2025). Bukan karena listrik padam atau jalan becek habis hujan, tapi karena kabar mengejutkan: seorang ayah, Nana Aji (52), ditemukan tewas. Yang bikin warga tambah kaget, pelaku diduga anak kandungnya sendiri, Wawan (26), yang sudah lama dikenal warga punya masalah kejiwaan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.05 WIB di RT 11 RW 04. Warga yang biasanya hanya ribut soal harga pupuk, sore itu dipaksa menghadapi kenyataan pahit: tragedi keluarga di tengah kampung.

“Wawan itu memang beda, sering menyendiri. Tapi kami tidak pernah sangka bisa sampai seperti ini,” kata Sardi (48), salah satu warga yang suaranya masih bergetar.

Polisi Turun Tangan

Polisi nggak butuh waktu lama. Kapolres Purbalingga AKBP [Nama Kapolres] lewat Kasat Reskrim memastikan pihaknya langsung meluncur ke lokasi begitu laporan masuk.

“Pelaku sudah kami amankan di Polres. Saat ini masih pemeriksaan intensif. Kami juga koordinasi dengan pihak medis untuk memastikan kondisi kejiwaannya. Motif dan kronologi masih kami dalami,” jelas Kasat Reskrim.

Jenazah korban dibawa ke RSUD Goeteng Taroenadibrata untuk visum. Sejumlah saksi mata sudah dipanggil, demi merangkai cerita lengkap di balik peristiwa kelam ini.

Warga Cemas, Harapan untuk Pemerintah

Bagi warga Majatengah, kabar ini seperti petir di sore mendung. Duka bercampur cemas. Mereka tak hanya bersedih untuk keluarga korban, tapi juga takut tragedi semacam ini bisa terulang.

“Kasihan sekali keluarganya. Pemerintah harus lebih serius memperhatikan orang dengan gangguan kejiwaan, supaya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Sulastri (39), warga lain yang ikut berkumpul di lokasi.

Sementara itu, Polres Purbalingga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Tapi tetap saja, cerita soal ayah dan anak ini sudah kadung menjadi obrolan panas di warung kopi sampai grup WhatsApp desa.

Suasana Desa Majatengah, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, mendadak muram pada Minggu sore (21/9/2025). Bukan karena listrik padam atau jalan becek habis hujan, tapi karena kabar mengejutkan: seorang ayah, Nana Aji (52), ditemukan tewas. Yang bikin warga tambah kaget, pelaku diduga anak kandungnya sendiri, Wawan (26), yang sudah lama dikenal warga punya masalah kejiwaan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.05 WIB di RT 11 RW 04. Warga yang biasanya hanya ribut soal harga pupuk, sore itu dipaksa menghadapi kenyataan pahit: tragedi keluarga di tengah kampung.

“Wawan itu memang beda, sering menyendiri. Tapi kami tidak pernah sangka bisa sampai seperti ini,” kata Sardi (48), salah satu warga yang suaranya masih bergetar.

Polisi Turun Tangan

Polisi nggak butuh waktu lama. Kapolres Purbalingga AKBP [Nama Kapolres] lewat Kasat Reskrim memastikan pihaknya langsung meluncur ke lokasi begitu laporan masuk.

“Pelaku sudah kami amankan di Polres. Saat ini masih pemeriksaan intensif. Kami juga koordinasi dengan pihak medis untuk memastikan kondisi kejiwaannya. Motif dan kronologi masih kami dalami,” jelas Kasat Reskrim.

Jenazah korban dibawa ke RSUD Goeteng Taroenadibrata untuk visum. Sejumlah saksi mata sudah dipanggil, demi merangkai cerita lengkap di balik peristiwa kelam ini.

Warga Cemas, Harapan untuk Pemerintah

Bagi warga Majatengah, kabar ini seperti petir di sore mendung. Duka bercampur cemas. Mereka tak hanya bersedih untuk keluarga korban, tapi juga takut tragedi semacam ini bisa terulang.

“Kasihan sekali keluarganya. Pemerintah harus lebih serius memperhatikan orang dengan gangguan kejiwaan, supaya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Sulastri (39), warga lain yang ikut berkumpul di lokasi.

Sementara itu, Polres Purbalingga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Tapi tetap saja, cerita soal ayah dan anak ini sudah kadung menjadi obrolan panas di warung kopi sampai grup WhatsApp desa.

Penulis : Iwan | Editor: Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Eks Polwan Viral Lagi: Tetangga di Sigi Diduga Dipukul Pakai Balok Kayu, CCTV Bikin Warga Geger

22 Mei 2026 - 20:16

Carok di Klakah Lumajang Pecah, Satu Tewas dan Warga Berbondong-bondong Padati TKP

22 Mei 2026 - 19:03

Pengantin Wanita di Pati Hilang Beberapa Jam Sebelum Akad, Diduga Kabur dengan Pria Lain

22 Mei 2026 - 18:59

OPM Klaim Tembak 8 “Pendulang Emas” di Yahukimo, Disebut Angota Intel Aparat yang Menyamar

22 Mei 2026 - 18:53

Kurir COD Diduga Dihajar Oknum TNI di Cakung, Berawal dari Paket Tak Diambil 20 Menit

16 Mei 2026 - 20:26

Trending di Crime