Menu

Mode Gelap
Purbaya Lagi-Lagi Dikaitkan Jadi Gubernur BI, Responsnya Santai: “Itu Isu Abadi, Nggak Pernah Jadi” “Batas Waktu”, Lagu Baru Zhafari yang Mewakili Perasaan Menunggu Tanpa Pernah Dipilih Betadine Ajak Anak Lepas dari Layar, Main, Bergerak, dan Kenal Budaya Lewat Festival Generasi Berani Exploring “Londo Ireng” Ramai Dibahas, Sejarah Leluhur Prabowo Ikut Jadi Sorotan Musik Keras Tiap Malam, Kafe di Menteng Sudah Lama Dikeluhkan Warga Sebelum Bentrokan Berdarah Modus Janji Kredit Miliaran, Dwi Febrie Endaryanto Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Ekonomi

Bank Raya Sambangi Sentra Kuliner Cibinong, Bikin Mushola dan Bantu UMKM Jadi Melek Digital

badge-check

Lewat tangan dingin Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, bantuan CSR diserahkan langsung ke komunitas pelaku usaha di cluster unggulan Jatiraras Sawarga.(foto:prabainsight/IST) Perbesar

Lewat tangan dingin Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, bantuan CSR diserahkan langsung ke komunitas pelaku usaha di cluster unggulan Jatiraras Sawarga.(foto:prabainsight/IST)

PRABA INSIGHT- Ada yang baru di Sentra Kuliner Jatiraras Sawarga, Cibinong, Bogor. Bukan, bukan warung makan baru yang jual seblak level 20, tapi kabar gembira datang dari Bank Raya.

Anak perusahaan BRI yang dikenal sebagai bank digital ini datang tak sekadar cuci mata atau kulineran, tapi juga bagi-bagi kebaikan lewat program CSR (Corporate Social Responsibility).

Lewat tangan dingin Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, bantuan CSR diserahkan langsung ke komunitas pelaku usaha di cluster unggulan Jatiraras Sawarga.

Bantuan yang diberikan nggak tanggung-tanggung: pembangunan sarana sanitasi air bersih dan mushola kece buat para pengunjung yang ingin kulineran tapi tetap bisa ibadah dengan nyaman. Biar makan kenyang, hati pun tentram.

Tak berhenti di situ, Bank Raya juga ngajarin para pelaku UMKM di sana soal pentingnya melek digital.

Dari transaksi non-tunai pakai QRIS, sampai pengelolaan usaha lewat fitur canggih di aplikasi Raya App.

Biar usahanya nggak stuck di zaman uang receh, tapi naik kelas ke level transfer real-time dan kasir digital.

“Program CSR ini kami sebar ke berbagai daerah, tujuannya sederhana: biar UMKM kita nggak cuma bertahan, tapi bisa berkembang dengan dukungan teknologi,” ujar Pak Bagus, penuh semangat.

Ia juga menegaskan bahwa fitur seperti Saku Bisnis, QRIS Bisnis, dan Fitur Kasir di Raya App bakal bikin usaha makin gampang dimonitor dan diatur.

Sampai Desember 2024, Bank Raya sudah menyentuh enam cluster unggulan di berbagai kota, dari Malang sampai Surakarta.

Total, lebih dari 150 pelaku usaha sudah kecipratan manfaat program ini. Jadi, Cibinong bukan yang pertama, dan semoga bukan yang terakhir.

Fitur-fitur di Raya App pun nggak main-main. Ada Saku Bisnis yang bisa dipisah dari keuangan pribadi, Fitur Mass Transfer buat transfer gaji karyawan atau bayar supplier sekaligus, sampai pendaftaran QRIS Bisnis yang bisa dilakukan cuma lewat aplikasi. Serba cepat, serba praktis, dan tentu saja: serba digital.

“Intinya kami ingin bantu pelaku usaha lokal tumbuh dengan sehat, bukan cuma dari sisi omzet, tapi juga dari sisi manajemen dan teknologi,” tutup Pak Bagus sambil berharap makin banyak UMKM yang #NaikLevel bareng Bank Raya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemerintah Resmi Ubah Status Ojol Jadi Pelaku UMKM, Perpres Masuki Tahap Final

21 Juli 2026 - 18:33

Sahabat MUI Kota Bekasi Gelar Raker I, Desak Pengawasan LGBT dan Narkoba

15 Juli 2026 - 13:11

Bukan Cuma Soal Komisi 8 Persen, Ini Alasan Pemerintah Ubah Status Ojol Jadi Pengusaha Mikro

6 Juli 2026 - 19:25

Benny Wullur vs Hotman Paris, Akademisi Pertanyakan Pencabutan Inkracht

18 Juni 2026 - 21:25

Potensi Wakaf RI Rp400 Triliun per Tahun, Berry Kurniawan: Mulai Rp1.000 Sehari Bisa Ubah Nasib Umat

17 Juni 2026 - 11:29

Trending di Ekonomi