Menu

Mode Gelap
Wasekjend Depinas SOKSI Nilai Serangan Deddy Sitorus ke Bahlil Cerminkan Kemunduran Etika Politik PDIP Aktivis 98 Agung Dekil: Komitmen Prabowo Berantas Korupsi Wujud Nyata Amanat Reformasi 1998 Sahabat MUI Kota Bekasi Gelar Raker I, Desak Pengawasan LGBT dan Narkoba Tak Cukup Mundur? Bandot DM Sebut Febrie Masih Sah Jadi Jampidsus karena Keppres Belum Dicabut Kronologi Lengkap Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang: Pelaku Batalkan Bunuh Diri lalu Begal karena Tertekan Biaya Nikah Buntut Sidang Tipikor, Kadis SDABMBK Kabupaten Bekasi Dilaporkan ke KPK

Crime

Kampung Bahari Digerebek Lagi: 18 Orang Diciduk, Petasan dan Bong Berserakan di Lapak-Lapak Narkoba

badge-check

BNN dan Brimob gerebek Kampung Bahari, tangkap 18 pelaku narkoba. Petasan, bong, dan sabu ditemukan di lapak-lapak dekat rel.(Foto:Istimewa) Perbesar

BNN dan Brimob gerebek Kampung Bahari, tangkap 18 pelaku narkoba. Petasan, bong, dan sabu ditemukan di lapak-lapak dekat rel.(Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT – JAKARTA – Kampung Bahari, Jakarta Utara, sepertinya belum mau pensiun dari urusan narkoba. Entah sudah berapa kali digerebek, tapi kawasan ini seperti punya semangat hidup yang luar biasa khususnya untuk bisnis gelap. Kali ini, giliran Badan Narkotika Nasional (BNN) yang datang bareng Brimob Polda Metro Jaya, mengobrak-abrik sarang narkoba dengan semangat “bersih-bersih” di bawah panas terik Jakarta.

Penggerebekan ini tidak berjalan mulus. Para pelaku, yang tampaknya lebih siap dari pemain paintball, melawan pakai batu, busur panah, sampai kembang api. “Sempat terjadi perlawanan, tapi bisa dikendalikan tim di lapangan,” ujar Brigjen Roy Hadi Siahaan, Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Rabu (5/11/2025).

Dari operasi yang penuh drama ini, 18 orang berhasil ditangkap. Ada yang diciduk saat lagi di motor, ada juga yang sedang nongkrong di kos berwarna oranye yang entah kenapa jadi warna favorit pelaku. Barang buktinya? Jangan ditanya. Mulai dari sabu, ekstasi, ganja, bong, timbangan, sampai sedotan warna-warni. Bahkan, ada juga kipas angin di tenda lapak, mungkin biar pelanggan tetap nyaman meski sedang “transaksi”.

BNN menyebut, setidaknya ada lima lokasi penggerebekan, sebagian besar dekat rel kereta api ya, tempat yang jelas tidak butuh banyak papan nama. Dari satu lapak saja, petugas menemukan sabu seberat 51,80 gram, ekstasi bergambar Transformer dan LV masing-masing 25 butir, serta puluhan alat isap yang seolah jadi perabot standar di sana.

“Seluruh tersangka dan barang bukti sudah diamankan di kantor BNNK Jakarta Utara,” kata Roy.

Di lokasi, petugas juga menemukan catatan rekening dan tenda biru besar yang diduga jadi markas transaksi. Mungkin tenda itu dulunya niat buat jualan kopi, tapi akhirnya jadi “warung” versi lain.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menjelaskan bahwa perang melawan narkoba bukan cuma urusan hukum, tapi kemanusiaan. “Narkoba adalah isu kemanusiaan, bukan sekadar kriminalitas. Pengguna narkoba harus disembuhkan melalui rehabilitasi, bukan penjara,” ujarnya.

Menurutnya, langkah BNN ini juga bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto tepatnya poin ketujuh yang menekankan reformasi hukum dan ketahanan bangsa. Singkatnya, memberantas narkoba bukan cuma soal menangkap, tapi soal menyelamatkan.

Kampung Bahari mungkin belum bersih sepenuhnya, tapi hari itu, setidaknya, satu tenda biru lapak narkoba sudah tumbang. Satu langkah kecil untuk Jakarta, satu harapan besar untuk bebas dari candu.(van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kronologi Lengkap Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang: Pelaku Batalkan Bunuh Diri lalu Begal karena Tertekan Biaya Nikah

15 Juli 2026 - 11:17

Nancy Soroti Dugaan Upaya Pencemaran Nama Baik di Sidang Sengketa Aset PN Jaksel

11 Juli 2026 - 04:48

YPRA Apresiasi Polisi Usut Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Tajurhalang

2 Juli 2026 - 17:54

‘Alhamdulillah Sehat’, Taufik Siap Jalani Rekonstruksi Usai Diduga Sekap dan Aniaya Pacar

2 Juli 2026 - 13:50

Terbongkar! Dugaan Bio Solar Disulap Jadi Dexlite di SPBU Medan, Praktik Curang Diduga Berjalan 9 Bulan

30 Juni 2026 - 19:51

Trending di Crime